Catatan harian Vriska Putri Virdausy, S.Hum (Guru Bahasa Arab) Porseni dan manfaatnya

Image result for smp bilingual terpadu

Catatan harian Vriska Putri Virdausy, S.Hum
(Guru Bahasa Arab)

Di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat. Itulah salah satu pepatah yang mendasari kegiatan kali ini mulai 26 sampai 28 Februari 2018.

Langit yang bercahaya melengkapi semarak kemeriahan suasana pesantren. Senyum dan keceriaan jelas terpancar pada wajah-wajah santri Al-Amanah. Ya, pagi ini mereka melaksanakan kegiatan rutin tahunan yaitu Porseni. Porseni atau pekan olahraga dan seni merupakan sebuah wadah untuk menyalurkan minat, bakat dan hobi khususnya untuk para santri.

Porseni ini sangat terasa sekali manfaatnya. Karena kita yang hidup di pesantren tak ada yang lebih indah dari mengajarkan arti sebuah kebersamaan, kekompakan dan kesabaran untuk menjadi generasi masa kini. Yang terpenting lagi adalah untuk mempererat hubungan antar para santri baik junior maupun senior dan dewan guru serta staf, untuk merefresh pikiran yang sehari-hari banyak dihabiskan di ruang kelas. Namun kali ini berprinsip pada pembelajaran sportivitas dan kompetitif di luar kelas tetap dalam bingkai pembelajaran. Kegiatan ini dibagi menjadi dua, olahraga meliputi futsal, catur, bulutangkis, tenis meja dan lain-lain serta kegiatan seni seperti puisi, telling story, tari, sholawat dan khitobah dan lain-lain.

Kebersamaan di taraf dewan guru adalah lomba voli ustadah. Seperti kemarin, 27 Februari pertandingan SMP melawan MA dengan skor seri 1-1. Penampilan kami sangat manarik perhatian para suporter yang lebih dari 700 santri putri. Menarik bukan berarti permainan kami yang lihai. Tapi kepercayaan diri kami dalam berlaga inilah yang membuat suasana meriah dan unik. Percaya diri memang wajib menjadi modal utama, disamping skill masih harus diasah. Yang terpenting lagi adalah partisipasi untuk menyemangati para santri dan juga untuk menghargai kerja keras panitia dan dentri.

Kebersamaan hari ini juga terasa dalam persiapan penampilan tari Saman yang akan dipertunjukkan oleh ustadah SMP Bilter pada acara penyerahan piala. Suatu hal yang menakjubkan ketika saya ditunjuk untuk menjadi vokalis tari saman. Dengan modal suara yang apa adanya, majulah saya bersama ustadah Diana dan ustadzah Nurul untuk menyanyi mengiringi tari Saman. Sekali lagi kita tampil murni karena panggilan hati. Dengan modal kostum yang seadanya yakni seragam olahraga orange berbalut kain seragam wisuda yang belum dijahit, kita bersepuluh akan menunjukkan bahwa kita adalah the inspiring teachers yang memiliki bakat, kreatifitas, ikhlas dan tangguh. SMP go,,, go,,, go,,,!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *